
Jakarta – Sama-sama dikenal sebagai ikan bergizi, kembung dan salmon punya kelebihan masing-masing. Menariknya, ikan kembung yang harganya lebih ramah di kantong ternyata memiliki kandungan omega 3 lebih tinggi dibandingkan salmon. Lantas, bagaimana dengan proteinnya?
Ikan merupakan salah satu sumber protein hewani yang banyak dipilih karena kaya nutrisi dan mudah diolah. Dari sekian banyak jenis ikan, kembung dan salmon cukup populer sebagai pilihan makanan sehat.
Salmon sering dianggap lebih unggul karena teksturnya lembut dan kandungan gizinya. Namun, ikan kembung yang mudah ditemukan di pasar tradisional juga tak kalah dari sisi nutrisi. Bahkan, jenis ikan lokal ini memiliki keunggulan dalam kandungan omega 3.
Kandungan Nutrisi Ikan Kembung
Ikan kembung dikenal sebagai salah satu ikan lokal yang kaya protein dan lemak sehat. Berdasarkan data dari Instagram RSAB Harapan Kita, setiap 100 gram ikan kembung mengandung sekitar 167 kalori, 19,32 gram protein, 9,36 gram lemak, 2,6 gram omega 3, 64 mg kolesterol, serta 0,9 mg zat besi.
Kandungan omega 3 pada ikan kembung membuatnya baik untuk mendukung kesehatan jantung dan otak. Sementara proteinnya dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sehingga cocok menjadi bagian dari pola makan untuk menjaga berat badan.
Keunggulan lainnya terletak pada harga dan ketersediaannya. Ikan kembung relatif mudah ditemukan di berbagai pasar di Indonesia dengan harga sekitar Rp25 ribu hingga Rp65 ribu per kilogram.
Untuk pengolahannya pun tidak sulit. Ikan kembung dapat dibakar, digoreng, atau dimasak menggunakan kuah dengan cita rasa segar.
Salmon Kaya Protein dan Vitamin D
Salmon juga termasuk ikan yang memiliki kandungan nutrisi tinggi. Dalam 100 gram salmon, terdapat sekitar 146 kalori, 21,62 gram protein, 5,93 gram lemak, 1,4 gram omega 3, 45 mg kolesterol, dan 0,77 mg zat besi, berdasarkan data RSAB Harapan Kita.
Selain protein dan omega 3, salmon memiliki keunggulan berupa kandungan vitamin D. Nutrisi tersebut berperan dalam membantu menjaga kesehatan tulang sekaligus mendukung sistem kekebalan tubuh.
Mengonsumsi salmon juga dikaitkan dengan manfaat bagi kesehatan jantung, otak, dan mata. Tak heran jika ikan ini banyak menjadi pilihan bagi orang yang sedang menerapkan pola makan sehat.
Namun, harga salmon di Indonesia cenderung jauh lebih mahal. Harganya bahkan dapat mencapai lebih dari Rp150 ribu per kilogram. Salmon biasanya dimasak dengan cara dipanggang atau dibakar menggunakan bumbu sederhana.
Mana yang Lebih Tinggi Protein?
Jika dibandingkan berdasarkan kandungan protein, salmon memang sedikit lebih unggul.
Dalam setiap 100 gram ikan kembung terdapat sekitar 19,32 gram protein, sedangkan salmon mengandung sekitar 21,62 gram protein.
Selisihnya memang tidak terlalu jauh. Artinya, keduanya sama-sama dapat dijadikan pilihan sumber protein hewani yang baik.
Protein sendiri penting untuk membantu membangun dan memperbaiki jaringan tubuh sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.
Ikan Kembung Unggul dalam Omega 3
Untuk kandungan omega 3, justru ikan kembung berada di atas salmon.
Setiap 100 gram ikan kembung mengandung sekitar 2,6 gram omega 3, sedangkan salmon memiliki sekitar 1,4 gram.
Omega 3 merupakan jenis lemak sehat yang berperan penting dalam menjaga kesehatan tubuh, terutama jantung dan otak.
Dengan demikian, dari sisi omega 3, ikan kembung dapat menjadi pilihan yang menarik, terutama bagi orang yang ingin mendapatkan asupan lemak sehat tanpa harus membeli ikan impor dengan harga mahal.
Jadi, Pilih Kembung atau Salmon?
Kedua jenis ikan tersebut sama-sama memiliki nilai gizi yang baik. Salmon unggul tipis dalam kandungan protein dan memiliki vitamin D, sedangkan ikan kembung menawarkan kandungan omega 3 yang lebih tinggi.
Jika mempertimbangkan harga dan kemudahan mendapatkannya, ikan kembung bisa menjadi alternatif yang lebih ekonomis. Ikan lokal ini tersedia luas di Indonesia dan tidak membutuhkan proses distribusi sejauh salmon impor.
Memilih ikan lokal juga dapat menjadi pertimbangan dari sisi lingkungan karena jarak distribusinya lebih pendek sehingga berpotensi menghasilkan jejak karbon yang lebih rendah.
Jadi, tidak harus selalu salmon untuk mendapatkan protein dan omega 3. Ikan kembung yang murah dan mudah ditemukan pun bisa menjadi pilihan bergizi untuk menu sehari-hari.
