
Jakarta – Memulai hari dengan sarapan bernutrisi dapat membantu memenuhi kebutuhan energi sekaligus mendukung kesehatan tubuh. Bagi yang ingin menjaga kesehatan jantung, pilihan makanan pada pagi hari juga sebaiknya diperhatikan.
Sarapan sendiri masih menjadi topik yang memiliki beragam pandangan. Namun, sejumlah penelitian mengaitkan kebiasaan sarapan dengan berbagai aspek kesehatan, termasuk kesehatan jantung. Dikutip dari Health, orang yang rutin sarapan diketahui memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah, meski kualitas makanan yang dikonsumsi tetap menjadi faktor penting.
Beberapa ahli jantung pun memiliki menu sarapan andalan yang mengutamakan makanan kaya serat, protein, lemak sehat, vitamin, dan antioksidan.
Berikut lima inspirasinya:
1. Greek Yogurt dengan Buah Berry
Kardiolog Elizabeth Klodas memilih Greek yogurt sebagai menu pembuka harinya. Ia biasanya mengombinasikannya dengan buah berry, marmalade jeruk, granola, almond, walnut, dan buah kering.
Menurut Klodas, perpaduan tersebut menyediakan berbagai nutrisi penting. Kandungan serat, antioksidan, protein, prebiotik, dan probiotik di dalamnya dapat mendukung kesehatan secara keseluruhan.
Menu tersebut juga relatif rendah sodium dan menyediakan potassium yang dibutuhkan tubuh. Kombinasi berbagai nutrisi itu dapat membantu mendukung kesehatan mikrobioma usus, menjaga tekanan darah, serta membantu mengontrol kadar kolesterol.
2. Telur Rebus dan Kopi Hitam
Kardiolog Kaustubh Dabhadkar memiliki pilihan sarapan yang lebih sederhana, yakni telur rebus ditemani kopi hitam.
Telur merupakan sumber protein yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Sementara itu, kopi hitam tanpa tambahan gula berlebihan dapat menjadi pilihan minuman rendah kalori.
Dabhadkar menjelaskan bahwa meskipun kuning telur mengandung kolesterol, konsumsi telur dalam pola makan yang seimbang tidak otomatis menyebabkan kadar kolesterol jahat meningkat.
Kopi juga diketahui memiliki sejumlah senyawa yang berpotensi mendukung kesehatan pembuluh darah dan jantung jika dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai.
3. Kacang dan Dark Chocolate
Bagi yang menyukai kombinasi gurih dan sedikit manis, pilihan sarapan kardiolog Harmony Reynolds bisa menjadi inspirasi.
Reynolds terbiasa mengonsumsi kacang bersama sepotong kecil dark chocolate. Kacang mengandung lemak sehat dan serat yang baik untuk melengkapi pola makan.
Untuk cokelat, pilih jenis dark chocolate dengan kandungan gula tambahan dan lemak jenuh yang tidak terlalu tinggi. Porsinya juga perlu diperhatikan agar asupan kalori tetap terkendali.
4. Oatmeal dengan Buah dan Walnut
Oatmeal menjadi pilihan sarapan lainnya yang ramah untuk kesehatan jantung. Kardiolog Nieca Goldberg dari NYU Grossman School of Medicine memilih jenis steel-cut oatmeal.
Ia memasaknya bersama kayu manis dan vanilla, kemudian menambahkan raspberry, blueberry, walnut, serta susu.
Oatmeal dikenal sebagai sumber serat, termasuk serat larut yang dapat membantu menjaga kadar kolesterol. Sementara buah berry memberikan asupan antioksidan, sedangkan walnut melengkapi menu dengan lemak sehat.
5. Smoothie Buah
Jika membutuhkan menu yang praktis, smoothie bisa menjadi alternatif. Kardiolog Eduardo Sanchez membuat smoothie menggunakan pisang, blueberry, dan buah musiman.
Campuran tersebut kemudian dipadukan dengan yogurt, susu kedelai, dan sedikit ekstrak vanilla untuk menambah rasa.
Pisang dan blueberry menyediakan berbagai vitamin, mineral, serat, serta senyawa antioksidan. Penggunaan yogurt dan susu kedelai juga dapat menambah kandungan protein pada minuman.
Pada akhirnya, sarapan sehat tidak harus rumit. Yang terpenting adalah memilih bahan makanan yang beragam dan bernutrisi, serta membatasi tambahan gula, garam, dan lemak jenuh.
